Selasa, 26 Februari 2013

SAAT MANUSIA MENGALAMI KOMA

Anda tahu apa yang terjadi di dalam otak individu ketika dalam keadaan koma? Fenomena yang selama ini menjadi misteri, tampaknya sekarang mulai terjawab.

Sebuah penelitian baru telah menemukan bahwa pasien yang sedang mengalami koma, jaringan otaknya secara dramatis mengalami reorganisasi. Ternyata lalu lintas di pusat aktivitas otak bagian gelap menjadi tinggi dibandingkan dengan pasien sehat. Temuan ini menjelaskan misteri tentang kesadaran itu.

"Kesadaran mungkin tergantung pada lokasi anatomi dari pusat aktivitas dalam jaringan otak manusia," kata Sophie Achard, peneliti sekaligus ahli statistik di French National Center for Scientific Research, Grenoble, Prancis. Fenomena ini memberi informasi yang penting atas apa yang terjadi antara orang-orang yang sadar dan sedang kehilangan kesadarannya.

Di masa depan, penelitian ini juga bisa membantu dokter untuk menentukan bahwa pasien koma cenderung memulihkan kondisi otak melalui aktivitas lalu lintas tinggi itu. Ahli syaraf dari Universitas Indiana, Olaf Sporns, menyarankan cara untuk merangsang otak pasien dalam keadaan koma untuk meningkatkan hasil aktivitas jaringan otak mereka.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa seseorang dalam keadaan koma justru mirip dengan keadaan dibius daripada tertidur. Studi-studi lain bahkan menemukan bahwa pasien vegetatif dan pasien dengan kesadaran minimal ternyata memiliki aktivitas otak yang sangat berbeda. Namun, bagi sebagian besar, masih sulit untuk menemukan perbedaan yang jelas dalam fungsi otak antara pasien sehat dan mereka yang telah kehilangan kesadaran.

Untuk melihat perbedaan itu, Achard dan tim mengambil scan otak dari gambar functional magnetic resonance (fMRI). Citra scan otak tersebut diambil dari 17 pasien yang berada dalam kondisi koma beberapa hari setelah serangan jantung. Kemudian membandingkannya dengan scan dari 20 relawan sehat pada saat beristirahat.

Tim melacak 417 daerah otak yang berbeda untuk perubahan aliran darah sebagai penanda aktivitas otak. Kemudian, mereka mengkorelasikan dengan kenaikan atau penurunan aktivitas antara wilayah otak yang berbeda itu.

Hasil menunjukkan, pada pasien sehat, sekitar 40 bagian otak menyala. Ini menunjukkan lalu lintas aktivitas otak yang tinggi seperti bandara yang sibuk. Otak tersebut memproses banyak penembakan listrik.

Tetapi pada pasien koma, banyak aktivitas otak menjadi gelap. Biasanya daerah gelap ini berada di perifer. Menariknya, pasien koma tersebut memiliki pusat kegiatan yang sedikit di wilayah precuneus yang dikenal berperan penting dalam kesadaran dan ingatan.


Koma adalah kondisi di mana seseorang tidak sadarkan diri karena beberapa sebab yang tergolong ekstrim seperti kecelakaan. Beberapa kisah di bawah ini adalah kejadian yang jarang terjadi ketika orang bangun dari koma, kisah yang tidak akan mungkin kita percaya.

1. Gadis Kecil yang Terbangun dari Koma dan Menyanyi Mamma Mia


Layla Towsey didiagnosis menderita meningitis B dan meningococcal septicaemia yang bisa menyebabkan kematian bagi penderitanya. Bagi gadis kecil yang berusia tiga tahun ini tentunya menjadi cobaan yang sangat berat, terutama bagi keluarga. Layla koma selama lima hari, keluarganya tidak berharap banyak karena kondisi Layla yang sangat kritis. Tapi harapan itu kembali muncul ketika Layla terbangun dari koma. Ada hal unik yang terjadi pada Layla ketika ia terbangun, ia langsung menyanyikan lagu Mamma Mia. Setelah terbangun dari koma, ia sering menyanyikan lagu ini sebagai pemulihan dari sakitnya dan ternyata lagu ini berhasil membuatnya sembuh dari penyakit yang akan mengambil nyawanya.

2. Gadis China yang Merokok dan Minum Minuman Keras Setelah Bangun dari Koma


Ya Wen, gadis berusia tiga tahun ini secara misterius kecanduan merokok dan minum minuman keras setelah pulang dari Rumah Sakit. Ya Wen mengalami kecelakaan lalu lintas, ia tertabrak sebuah van yang sedang melaju kencang. Kecelakaan itu mengakibatkan ia terbaring koma selama lima hari. Ibunya mengatakan setelah Ya Wen terbangun dari koma, tingkah lakunya mirip orang dewasa. Ibunya memergoki Ya Wen sedang merokok di toilet sedang mengisap rokok milik ayahnya. Ya wen mengubah gaya busananya seperti laki-laki dan berperilaku seperti laki-laki.

3. Anak Laki-laki yang Terbangun dari Koma dan Mengucapkan F**k Off Kepada Ibunya


Joanne Hopkins (41 tahun) menunggu anaknya yang sedang terbaring koma. Ia menunggu anaknya sadar dan mengucapkan kata-kata pertamanya. Begitu anaknya yang bernama Joey Hopkins terbangun, bukannya kata-kata yang mengharukan yang keluar dari mulutnya tetapi malah kata f**k off yang terlontar begit saja dari anak tersebut. Joey mengalami kecelakaan mobil di Portsmouth yang menyebabkan dirinya koma selama 41 hari. Joey mengatakan sewaktu ia sadar, ia mencoba mengatakan hal lain tapi yang keluar hanya f**k off. Joey menjadi tidak bisa mengontrol kata-kata yang keluar dari mulutnya dan selalu mengatakan f**k off kepada ibunya.

4. Seorang Ibu yang Melahirkan dalam Koma


Prosesi melahirkan tentunya menjadi moment yang akan dikenang oleh seorang ibu, tapi tampaknya moment tersebut tidak dapat dikenang maupun dirasakan oleh Valerie Lea (35 tahun) karena dia melahirkan anaknya yang bernama Oliver dalam keadaan sedang koma. Saat hamil, Valerie menderita virus flue babi (H1N1). Valerie yang kondisinya cepat memburuk kemudian dilarikan ke Rumah Sakit karena kesulitan bernafas. Ia pun terbaring koma selama 3 minggu dan kemudian melahirkan anak ketiganya dalam keadaan koma.

5. Wanita yang Kehilangan Ingatan Ketika Terbangun dari Koma


Liz Sykes, terbaring dalam koma selama berhari-hari dan menderita kerusakan otak. Kejadian bermula ketika Liz  mengemudi mobil saat melakukan perjalanan dari rumahnya di Linthwaite ketempat kerja di Golcar. Tiba-tiba ia kehilangan keseimbangan dan mobilnya pun jungkir balik. Seminggu setelah kejadian tersebut, Liz mengalami kejang yang berkepanjangan.
Dokter pun mengambil tindakan untuk membuatnya koma supaya bisa menyelamatkan hidupnya. Liz didiagnosis terserang ensefalitis, penyakit menyebabkan peradangan otak dan disebabkan oleh gigitan virus, infeksi atau nyamuk. Ketika Liz terbangun dari koma, ingatannya tentang hidupnya selama ini hilang. Dia tidak bisa lagi melakukan tugas paling sederhana seperti berjalan dan berbicara. Liz seperti anak bayi yang baru saja lahir. Liz akhirnya  menghabiskan 11 bulan di pusat-pusat rehabilitasi di Leeds dan York untuk memulihkan kondisinya.

6. Ibu yang Jatuh Koma Ketika Mengucapkan “I Love U”


Wendy Richmond, 53 seorang ibu yang tidak bias meluapkan rasa cintanya kepada anaknya dan orang-orang terkasih di sekitarnya. Wendy akan koma setiap dia mengucapkan “I Love U”. Wendy menderita Sleeprelated Cataplexy dan Narkolepsi sejak remaja, tapi penyakitnya terdeteksi dalam usia 30-an. Penyakit tersebut membuat si penderita tidak boleh merasakan perasaan terlalu sedih maupun senang, karena perasaan tersebut dapat membuat penderitanya pingsan dan lebih parahnya menderita koma.

7. Gadis Remaja yang Fasih Berbicara Bahasa Jerman setelah terbangun dari Koma


Sandra Ralic seorang gadis berusia 13 tahun ini mulai fasih berbicara bahasa Jerman ketika terbangun dari koma selama 24 jam. Sandra sebelumnya belum pernah belajar bahasa Jerman. Kepala rumah sakit lokal Dujomir Marasovic mengatakan, “Kami masih mencoba untuk mencari tahu apa yang menyebabkan koma dan mengapa dia bisa fasih berbicara Bahasa Jerman.”

8. Seorang Kakek yang Menjadi Pecandu Seks Setelah Terbangun dari Koma


Angelo De Luca dijadikan tahanan rumah oleh keluarganya karena kecanduan seksnya sudah melampaui batas. Sebelumnya Angelo koma akibat terjatuh dari pohon plum di rumah keluarga di Biasca, Swiss. Setelah terbangun dari koma, Angelo yang berusia 81 tahun merasa dirinya menjadi muda kembali alias menjadi remaja kembali. Ia pun sangat kecanduan seks, hobi barunya ini menguras tabungannya yang tabung selama bertahun-tahun. Angelo menghabiskan malam-malamnya di rumah bordil dengan gadis-gadis yang usianya setara dengan cucunya.

9. Pria yang Terbangun dari Koma Setelah 19 Tahun


Seorang pria terbangun dari komanya yang panjang selama 19 tahun. Mr Wallis baru saja merayakan kelahiran putrinya ketika, pada Jumat 13 Juli 1984, truk yang ia kendarai menabrak pembatas jalan dan terjun ke sungai kecil. Naasnya truk tersebut baru ditemukan 24 jam kemudian dan Mr Wallis sudah lumpuh dari leher ke bawah dan dalam keadaan koma. Ketika tersadar kembali 19 tahun kemudian, Mr Wallis masih merasa berada di tahun 1984. Mr Wallis terbangun dari koma pada tanggal dan hari yang sama pada saat terjadinya kecelakaan.

10. Orang yang Memilih Tertidur dalam Koma


Setelah mengalami rasa sakit selama bertahun-tahun, John Roach yang berusia 50 tahun memutuskan untuk membuat dirinya koma. John menderita gangguan Neuromuscular yang biasa disebut Reflex Sympathetic Dystrophy (RDS). Satu dari seratus pasien yang menderita RDS harus menjalani bedah anastesi yang membuat pasien tidak dapat merasakan apa-apa alias koma. Saat ini John sudah tersadar dan dapat kembali mengenakan arloji dan cincin kawin serta dapat melihat dan memeluk keluarganya kembali.
Itulah cerita beberapa orang yang berhasil berjuang dalam mempertahankan hidup mereka. Tentunya cerita yang mereka ceritakan ini dapat menjadi pelajaran hidup bagi kita bahwa hidup ini sangat berharga dibandingkan apapun.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar